
SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Pembongkaran bangunan lama tiga pasar tradisional mulai dikerjakan, Minggu (21/7) dan ditarget selesai Rabu (24/7). Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo meminta agar semua pedagang di Pasar Carikan, Sukoharjo Kota, Pasar Sraten, Gatak dan Pasar Ngaliyan, Tawangsari untuk pindah ke pasar darurat. Ketegasan dilakukan setelah pedagang sebelumnya mendapat waktu tambahan pengosongan lahan maksimal pada Kamis (18/7) lalu.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Sukoharjo Sutarmo, Minggu (21/7) mengatakan, rencana awal pedagang di tiga pasar tradisional wajib mengosongkan lahan maksimal Kamis (18/7) lalu. Namun pedagang kemudian mengajukan keringanan pada petugas agar diberi kesempatan selama tiga hari hingga Minggu (21/7). Pengajuan tersebut mendapat persetujuan dengan pertimbangan selama tiga hari pedagang bisa memanfaatkan waktu untuk mengemasi semua barang dagangannya.
Sutarmo menjelaskan pemkab menyediakan anggaran sebesar Rp 4,2 miliar dari APBD untuk membangun tiga pasar tradisional tersebut. Proses pembangunan diharapkan selesai semuanya sampai akhir tahun 2019. Selanjutnya pedagang bisa menempati bangunan baru pasar. "Pedagang lama tetap menjadi prioritas mendapatkan tempat di pasar baru yang selesai dibangun. Batas waktu maksimal pengosongan wajib ditaati pedagang karena sudah terjadwal pembongkaran bangunan tiga pasar tradisional," jelasnya.
Dia menerangkan pelaksanaan dilakukan mulai Minggu (21/7) dan ditarget selesai Rabu (24/7). Tiga hari pelaksanaan pembongkaran dianggap cukup dengan catatan semua pedagang sudah meninggalkan tempat.
“Tahapan rencana pembangunan tiga pasar tradisional yakni Pasar Carikan, Pasar Sraten dan Pasar Ngaliyan terhitung Minggu (21/7) sudah masuk pembongkaran bangunan. Pedagang sudah harus pindah ke pasar darurat dan wajib mengosongkan pasar lama. Tidak ada toleransi lagi perpanjangan waktu karena pedagang sudah mendapatkan kesempatan tiga hari sebelumnya,” ujarnya.
Dia menambahkan pembangunan terhadap ketiga pasar tradisional tersebut karena kondisi sekarang sudah tidak layak. Selain itu juga sebagai penyediaan fasilitas layak dari pemerintah pada para pedagang. Termasuk juga tempat nyaman bagi masyarakat yang akan berbelanja. “Kondisi Pasar Ngaliyan, Pasar Carikan dan Pasar Sraten sudah tidak layak dan perlu dibangun. Pemkab Sukoharjo secara bertahap sudah melakukan pembangunan pasar tradisional disejumlah wilayah,” lanjutnya. (Mam)
https://www.krjogja.com/web/news/read/105114/Mulai_Dibangun_Tiga_Pasar_Tradisional_DibongkarBagikan Berita Ini
0 Response to "Mulai Dibangun, Tiga Pasar Tradisional Dibongkar - Kedaulatan Rakyat"
Post a Comment