Search

Ratusan pasar tradisional terbakar pada 2019, Ikappi: Perbaiki manajemen pengelolaan - Kontan

Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri meminta pemerintah memperbaiki manajemen pengelolaan dan meningkatkan pengawasan pasar. Pasalnya, terdapat 200 kasus kebakaran pasar di seluruh Indonesia pada tahun 2019. Artinya, rata-rata dalam satu minggu terdapat empat titik kebakaran di Pasar Tradisional.

"Tergambar dari angka tersebut adalah minimnya perlindungan dan daya antisipasi, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," kata Abdullah dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id, Selasa (31/12).

Baca Juga: Berdayakan masyarakat di era ekonomi digital, Yenny Wahid luncurkan Toko Awadah

Ikappi mencatat, dari jumlah kasus kebakaran itu, jumlah total ruko yang terbakar mencapai 10.088 kios/ruko dan puluhan korban jiwa. Serta kerugian yang dialami oleh para pedagang mencapai miliaran bahkan triliunan rupiah. 

Hal tersebut menjadi momok mengerikan bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor perdagangan di pasar tradisional.

"Terlebih pemerintah tidak memberikan perhatian atau uluran tangan," ujar dia.

Padahal, jika merujuk pada Kepmen PU No.10/KPTS/2000, menyebutkan pengamanan pada bahaya kebakaran di bangunan seperti pasar tradisional harus dimulai sejak proses perencanaan. Dengan demikian, pasar yang akan dibangun harus juga memenuhi unsur sarana penyelamatan, sistem proteksi aktif/pasif hingga pengawasan dan pengendalian kebakaran.

"Jika merujuk pada Kepmen ini, maka dapat disimpulkan bahwa pemerintah menunjukkan sikap inkonsistennya," ucap Abdullah.




Let's block ads! (Why?)

https://industri.kontan.co.id/news/ratusan-pasar-tradisional-terbakar-pada-2019-ikappi-perbaiki-manajemen-pengelolaan

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Ratusan pasar tradisional terbakar pada 2019, Ikappi: Perbaiki manajemen pengelolaan - Kontan"

Post a Comment

Powered by Blogger.